Posted on Leave a comment

Meminimalisir Kerugian dalam Usaha

Salah satu hal tidak diinginkan oleh para pengusaha adalah mengalami kerugian karena hal ini dapat membuat usaha mereka macet atau bahkan mengalami kebangkrutan. Maka dari itulah para pelaku usaha bekerja keras dan rela melakukan banyak hal agar usaha mereka tidak mengalami kerugian. Masalahnya adalah beberapa dari mereka justru melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak dibenarkan dalam menjalankan usaha, seperti melakukan pengurangan jumlah produk, menggunakan timbangan yang tidak valid, mengirim produk yang tidak berkualitas, dan lain sebagainya. Alhasil, mereka pun mengalami kerugian. Btw, apabila Anda adalah seorang pengusaha, apa yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir kerugian dalam menjalankan usaha? Jika Anda masih bingung atau butuh bantuan untuk menjawab pertanyaan ini, silahkan temukan jawabannya di bawah ini:

Produksi produk sesuai permintaan pasar

Sebagian pengusaha berlomba-lomba untuk memproduksi banyak produk padahal mereka tidak tahu seberapa besar permintaan pasar untuk produk mereka. Hal inilah yang membuat produk mereka banyak yang tidak laku dan mengalami kerugian. Untuk itu, produksi produk sesuai permintaan pasar saja. Bagaimana cara mengetahui seberapa besar permintaan pasar terhadap produk? Hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan uji coba selama satu atau dua bulan dengan memproduksi belasan atau puluhan produk lalu pasarkan. Kedua, lihat hasil dari penjualan tersebut. Apabila seluruh produk ludes, itu artinya permintaan pasar cukup besar dan disarankan untuk memproduksi lebih banyak lagi tapi jangan berlebihan.

Hindari mempekerjakan terlalu banyak pegawai

Apabila Anda berpikir untuk merekrut karyawan baru, alangkah baiknya untuk dipikirkan terlebih dahulu. Mengapa? Dengan mempekerjakan karyawan baru, itu artinya bahwa pengeluaran usaha Anda akan bertambah. Ya, Anda harus menggaji mereka, bukan? Bagaimana jika memang usaha sedang maju dan banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan? Sadari bahwa Anda hidup di zaman modern yang penuh dengan teknologi canggih. Itu berarti bahwa ada banyak pekerjaan yang tidak harus dikerjakan oleh banyak orang, cukup satu atau dua orang saja. Sebagai contoh, untuk urusan pembukuan, Anda bisa mempekerjakan satu pegawai saja dan sisanya gunakan software bookkeeping untuk meringankan pekerjaannya. Begitu juga kasir, Anda bisa menggunakan software tertentu untuk meringankan pekerjaan kasir sehingga Anda tak harus mempekerjakan lebih banyak karyawan. Cara ini dapat menghemat pengeluaran.

Hemat listrik dan air

Ini adalah hal sederhana yang bisa menghemat pengeluaran. Yap, menghemat penggunaan listrik dan air di tempat usaha. Minta seluruh karyawan untuk tidak menyalakan listrik dan air bila sedang tidak digunakan atau setelah jam kerja selesai. Dengan demikian, biaya listrik dan air bisa dikurangi dan hal ini juga dapat mengurangi pengeluaran setiap bulannya. Namun ingat bahwa hal ini bukanlah hal yang menjadikan Anda sebagai pengusaha yang pelit. Jika memang ada karyawan yang harus lembur, listrik harus tetap dinyalakan sesuai kebutuhan mereka.